Copyright © CERITA INSPIRASI DAN MOTIVASI
Design by Dzignine

Donor

Putriku yang telah dewasa, Sara, dan aku merupakan sahabat baik. Dia tinggal bersama keluarganya di sebuah kota terdekat yang memungkinkan kami berdua untuk sering kali mengunjungi. Di waktu-waktu kami tidak saling berkunjung, kami saling menulis surat atau berbicara lewat telepon.

Ketika dia meneleponku, dia selalu mengatakan, “Hai, Mam, ini aku,” dan aku menjawab, “Hai, Aku, bagaimana keadaanmu hari ini?” Seringkali dia menandatangani suratnya hanya dengan “Aku”. Kadang-kadang aku memanggilnya “Aku” hanya untuk menggodanya.

Lalu tiba-tiba Saraku yang malang meninggal tanpa ada tanda-tanda terlebih dahulu,

Ilustrasi iman

Dari mata airnya yang nun jauh di gunung sana, sebatang sungai mengalir melewati apapun di tebing dan ngarai, akhirnya mencapai padang pasir. Selama ini ia telah berhasil mengatasi halangan apapun dan sekarang berusaha menaklukkan halangan yang satu ini. Tetapi setiap kali sungai itu cepat-cepat melintasinya, airnya segera lenyap di pasir.

Sungai itu sangat yakin, bahwa ia ditakdirkan melewati padang pasir itu, namun ia tidak bisa mengatasi masalahnya Lalu, terdengar suara tersembunyi yang berasal dari padang pasir itu, bisiknya, "Angin bisa menyeberangi pasir, Sungai pun bisa."